Rabu, Februari 17, 2010

Kisah Sedihku

Dengarkanlah kisah sedihku,adik,dan menangislah untukku.Karena tangisanmu seperti doa,dan airmata kasih sayang lebih baik daripada tindakan baik yang tanpa belas kasihan.Terpenjara tanpa kesalahan dalam kurungan waktu.Tidak perlu engkau menghiburku,karena hiburan bagiku hanyalah terbebas dari penderitaan,pengetahuan akan kekuatan cintaku dan kehormatan rinduku.Sekarang aku melihat keseberang airmataku,dan aku menyaksikan nasibku,hari demi hari,membawa semakin dekat kemana aku harus menunggu sahabat jiwaku dan berjumpa dengannya dan memeluknya dalam pelukan yang panjang.
Langit telah menghendaki dalam diamnya bahwa aku harus melalui hari-hariku dengan laki-laki yang bukan dia,yang aku diciptakan untuknya,dan aku akan melalui kehidupan ini sesuai kehendak langit.Dan ketika pintu keabadian telah terbuka dan aku dapat bergabung dengan belahan jiwaku,aku akan menengok ke masa lalu-masa yang tidak lain adalah saat ini-Aku akan merenungkah kehidupan ini.
Ah,adik,engkau pasti tahu aku seorang martir untuk urusan dunia yang sepele dan seorang yang berkorban untuk kebodohan. Kasihanilah adikmu ini,yang berdiri dalam kesunyian dan menatap kegelapan malam untuk mengungkapkan segala rahasia didadanya.Milikilah kasih sayang,karena cinta akan mengunjungi hatimu

Pagi mulai datang ...

0 komentar:

Posting Komentar