Selasa, Februari 16, 2010

5 DIRI

Pada jam paling sunyi di malam itu,ketika aku terbaring setengah tidur,kelima diriku duduk bersama dan saling berbicara berbisik-bisik:

Diri pertama:"Disini,pada orang gila ini,aku telah bergulat selama bertahun-tahun,tidak ada yang kukerjakan selain memperbarui penderitaannya dari hari ke hari,dan menciptakan kesedihannya malam demi malam.Aku tidak akan lagi membiarkan nasibku begini dan sekarang juga aku akan memberontak."

Diri kedua:"Engkau masih jauh lebih baik dariku,karena akulah yang menjadi diri kegembiraan oarng sinting itu.Aku menggelakkan tawanya,melagukan nyanyian-nyanyiannya dan dengan dua kaki ku tarikan impian-impiannya yang liar.Akulah yang akan memberontak terhadap nasibku yang lemah ini."

Diri ketiga:"Kalian tahu apa yang terjadi padaku?Akulah diri yang ditunggagi cinta,nyala dari nafsu yang membara dan hasrat yang fantastis.Akulah diri yang berpenyakit cinta,yang seharusnya memberontak terhadap orang gila ini."

Diri keempat:"Aku,diantara kalian ini,akulah yang paling menderita,karena yang diberikan padaku adalah kebencian dan nafsu yang merusak.Akulah ini,diri yang bagai prahara,diri yang lahir dari lubang hitam di dasar neraka,yang harus menolak untuk melayani ornag gila ini."

Diri kelima:"Betapa anehnya jika kalian semua hendak memberontak kepada orang ini,hanya karena masing-masing dari kalian semua diberikan tugas yang harus kalian penuhi.Ah,seandainya aku bisa menjadi salah satu diantara kalian,sebuah diri dengan beban-beban yang banyak.Tapi aku tidak memiliki sesuatu pun.Aku adalah diri yang tidak berbuat apa-apa,yang hanya duduk diam dalam kebodohan,selalu kosong dimanapun dan kapanpun,sementara kalian sibuk menciptakan kehidupan,sekarang aku,ataukah kalian,para saudaraku,yang harus berontak?"

Ketika diri kelima berbicara,keempat diri yang lain diam dan memandangnya denagn rasa kasihan,dan tidak berkata apa-apa lagi.Ketika malam semakin larut,satu demi satu dari mereka tidur diselimuti oleh impian dan kebahagiaan baru.
Sedangkan diri kelima masih duduk dan memandang kehampaan,yang ada dibalik renda-renda ...

0 komentar:

Posting Komentar