Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu.
Mereka adalah anak-anak yg rindu akan dirinya sendiri.
Mereka lahir melalui kau tapi bukan darimu.
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu, hanya titipan !
Pada mereka kau dapat memberikan cintamu tapi bukan pikiranmu
Karna mereka memilih pikiran mereka sendiri.
Kau bisa merumahkan tubuh-tubuh tp bukan jiwa mereka.
Karna jiwa-jiwa itu tinggal dirumah masa depan,yg tak pernah dapat kau kunjungi meskipun dalam mimpi.
Kau bisa menjadi seperti mereka tapi jangan mencoba menjadikan mereka sepertimu.
Karna hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada dimasa lalu.
Kau bagai busur tempat anak-anakmu menjadi anak panah yang hidup diluncurkan.
Sang pemanah telah membidik arah keabadian dan dia meregangkanmu dengan kekuatannya sehingga anak panah dapat meluncur dengan cepat dan melesat jauh.
Jadikanlah setiap tarikan tangan sang pemanah sebagai kegembiraan.
Sebab saat dia mencintai anak panah yg terbang,maka ia juga mencintai busur yg telah meluncurkannya dengan penuh kekuatan.
Contoh Pidato Islam
-
Pidato Menjadi Remaja Muslimah yang Baik
AssalamualaikumWr.Wb.
Yang terhormat Ibu Nurul selaku guru Bahasa Indonesia Serta teman-teman
yang saya cintai...
15 tahun yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar